Widget HTML #1

Dollar AS Masih Melemah - Market Summary 27 Desember 2023

Market Summary, 27 Desember 2023


Dollar AS Masih Melemah 
Tekanan terhadap mata uang Dollar AS masih terus berlanjut, terlebih setelah ekspektasi bahwa The Fed merupakan Bank Sentral utama yang pertama kali akan melakukan pemangkasan tingkat suku bunga. Disisi lain masih terbatasnya volume transaksi imbas libur nataru. Indeks Dollar AS (DXY) kembali menurun dari level 101,65 ke level 101,54. Peluang pelemahan Dollar AS diprediksi masih akan berlanjut ditengah sentimen market saat ini

Penguatan Euro Mulai Mereda 
Diprediksi penguatan mata uang Euro mulai mereda dan terbatas, terlebih masih rendahnya volume transaksi dimarket. Disisi lain setelah Euro menguat dan berhasil menyentuh level tertinggi hariannya maka berpeluang para pelaku pasar akan melakukan aksi profit taking. 

Poundsterling Bertahan Pada Level Penguatannya 
Kondisi mata uang Poundsterling masih bertahan pada level penguatannya. Dukungan masih datang dari pelemahan yang terjadi pada Dollar AS. Sementara itu sikap agresif yang ditunjukkan oleh Bank Sentral Inggris (BOE) terutama mengenai berlangsung lamanya Tingkat suku bunga tinggi “longer for higher” dan belum memberikan signal akan dipangkasnya suku bunga tersebut. 

Harga Minyak Menurun Terbatas 
Harga bahan bakar minyak global kembali menurun terbatas, setelah sebelumnya melonjak cukup tinggi. Penyebab penurunan tersebut datang dari perusahaan pelayaran besar mulai kembali ke Laut Merah meskipun terjadi serangan terusmenerus dan ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah. Maersk dari Denmark dan CMA CGM dari Prancis mengatakan mereka melanjutkan perjalanan melalui Laut Merah menyusul pembentukan satuan tugas maritim pimpinan AS yang diberi mandat untuk melindungi kapal-kapal komersial di wilayah tersebut. Sementara itu, harga minyak melonjak hampir 3% karena menurunnya inflasi AS memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve akan mulai memotong suku bunganya.

Perlahan Namun Pasti Harga Emas Bullish 
Kenaikan harga emas perlahan namun pasti kembali menuju level US $2100. Meskipun volume transaksi di market masih terbatas imbas libur nataru. Secara tekhnikal peluang kenaikan harga emas diprediksi akan menuju level US $2070 – US $2075. Jika level resistance tersebut tidak berhasil di tembus maka akan berpeluang menurun kembali menuju level US $2065 – US $2060. sentiment market yang berkembang saat ini menguntungkan bagi pergerakan harga emas yang dapat memicu kenaikan menuju level US $2100 kembali. 

Penguatan Aussie Berlanjut 
Momentum penguatan mata uang Aussie nampaknya masih akan berlanjut, terlebih masih nampaknya tekanan yang terjadi pada Dollar AS. Disisi lain penguatan Aussie ini masih terus dibayangi oleh kondisi perekonomian di China. Secara tekhnikal peluang penguatan Aussie masih akan terbatas mengingat volume transaksi masih terbatas. 

Setelah Tutup Indeks Hangseng Kembali Merosot 
Pada perdagangan market kemarin, indeks Hangseng tutup natal, hari ini kembali dibuka. Kembali merosotnya pergerakan indeks saham Hangseng warnai open market hari ini. Tekanan datang dari masih pesimisnya para pelaku pasar akan Tindakan pemerintah China yang hingga kini belum meluncurkan stimulus.

Kondisi Yen Turunkan Nikkei 
Bertahannya mata uang Yen pada level penguatannya, menekan pergerakan indeks saham Nikkei. Disisi lain kejatuhan Nikkei diperkirakan akan terbatas, imbas hasil bursa saham Wallstreet yang positive. Terlebih untuk saham sektor tekhnologi yang tergabung di Nasdaq naik sebesar 0,54%.

Fokus Data Ekonomi 
Sama seperti kemarin, hari ini masih sepi akan rilis data ekonomi, terlebih masih masuk libur nataru. Namun ada beberapa data low impact hari ini , seperti BOJ Summary of Opinion dilanjutkan siang nanti masih data Jepang yaitu Housing Start.s. sore nanti akan ada data Swiss yaitu Credirt Suisse Economic Expectation. Malam nanti data Medium impact AS yaitu Richmond Manufacturing Index. 

Posting Komentar untuk "Dollar AS Masih Melemah - Market Summary 27 Desember 2023"